Ketahui Lima Syarat menjadi HRD

“Emang syarat jadi HRD apa aja ya?”

“Emang bener kalo mau jadi HRD harus dari fakultas psikologi?”

Dua pertanyaan diatas sering dipertanyakan banyak orang ketika ingin menjadi seorang HRD. Yaps, memang benaar bahwa sebelum kita meng-apply sebuah pekerjaan, kita harus tau mengenai syarat dan kualifikasi nya. Baik dari aspek kemanusiaan, teknologi, ataupun hukum. Namun banyak orang sering “mundur” karena adanya disinformasi yang terjadi di masyarakat. 

Banyak orang menilai bahwa profesi Human Resources Development dikaitkan dengan seseorang dan harus berasal dari fakultas psikologi. Hal itu sebenarnya tidak salah dan tidak benar. Dari sudut lensa rekrutmen memang benar kita membutuhkan seorang psikolog, namun dari sudut lensa yang lain nya semua bisa mengisi posisi HR ini. Yang perlu diingat adalah ketika kamu memiliki kualifikasi dan kompetensi yang relateddengan posisi tertentu maka kamu akan diterima tanpa adanya pengelompokan-pengelompokan. Lalu tips dan syarat menjadi HR apasih? Let’s go!

Tunggu, jadi syarat menjadi seorang HRD apa saja?

1. Latar Pendidikan yang Sesuai

Hal pertama yang dilihat oleh recruiter adalah pendidikan. Pendidikan menjadi dasar atau alasan terbesar dalam memilih seseorang. Termasuk juga memilih seseorang untuk menduduki posisi HRD. Pada umumnya, latar belakang pendidikan yang dianggap sesuai untuk divisi ini adalah jurusan psikologi. 

Lulusan psikologi pada umumnya dituntut untuk memiliki soft skill yakni public speaking dan internal communication. Hal ini dikarenakan tugas dan pilar-pilar HRD menyangkut mengenai hubungan karyawan, management kinerja, perencanaan karir, dan rekrutment dan seleksi. Namun tidak semua jenis HR di isi oleh lulusan psikologi lohh.

HRBP contoh nya, dikarenakan peran dari HRBP tidak hanya mengelola karyawan tetapi juga menyelaraskan strategi perusahaan dan menyusun tindakan sesuai tujuan perusahaan maka posisi tersebut bisa di isi oleh lulusan hukum ataupun lulusan ekonomi. Contoh lainnya yaitu HR Personalia, kita tau bahwa tugas dari Personalia menyangkut database karyawan maka lulusan ilmu computer dan teknik informatika sangat bisa mengisi posisi tersebut. Role terakhir dari HRD yang bisa di isi oleh lulusan selain psikologi adalah HR Specialist. HR Specialist memiliki tugas di bidang Talent Acquisition, Organization Development, dan System Development maka posisi tersebut dapat di isi oleh lulusan hukum, ekonomi, ilmu sosial, dan lain-lain.

2. Memahami Beragam Karakter

Karyawan dalam suatu perusahaan tentunya memiliki latar belakang yang beragam. Mulai dari pribadi, pendidikan, talenta, kekurangan ataupun kelebihnya masing-masing. Kesimpulannya bahwa tiap-tiap orang di perusahaan tidak sama dan memiliki segudang karakter yang berbeda-beda.

Seorang HRD yang baik wajib memiliki kemampuan untuk mengenali karakter dari masing-masing karyawan nya. Kemampuan ini akan sangat berguna dalam upaya  menjembatani antara perusahaan dan karyawan tempat mereka bekerja. Segala macam informasi pun dapat ditangkap sebagaimana mestinya sehingga mendapatkan respons yang sesuai antara kedua belah pihak.

BACA JUGA: Stop Self Judgement, Kurangi Dengan Memahami Diri

3. Memahami Organisasi yang Baik

Dalam menjalankan beberapa tugas-tugas nya, tentunya HRD harus memiliki dan memahami sistem organisasi perusahaan dengan baik. Seperti dalam hal menyusun strategi perusahaan, misi perusahaan dalam jangka waktu dekat, menengah dan panjang, serta tujuan perusahaan. Tentunya seorang HRD harus bisa menjadi “orang ketiga” di tengah perusahaan dan karyawan agar tidak terjadinya miss communication antar setiap divisi di suatu perusahaan tersebut.

4. Memberikan Solusi SDM

Setiap pekerjaan pastinya memiliki resiko dan tanggung jawab tertentu bagi pemegang beban tersebut. Dalam hal ini HRD hadir dan berperan sebagai “tempat curhatnya” bagi karyawan. HRD bisa memberikan feedback serta masukan-masukan bagi karyawan agar mereka bisa produktif kembali dan siap menjalankan tugasnya dengan baik dan benar.

5. Memahami Pembuatan Laporan HR

Dalam setiap project yang sedang dikerjakan oleh perusahaan pastinya adanya laporan. Pembuatan beragam laporan ini pada dasarnya memiliki fungsi yang sangat penting dalam stabilisasi perusahaan. Laporan ini bisa memberikan atasan gambaran secara spesifik mengenai kinerja karyawan dan proses dan kesiapan dari suatu  project. Hal-hal ini berkaitan erat dengan upaya menjaga agar hak dan kewajiban karyawan dan perusahaan berjalan dengan sepadan. 

Penulis: Sabar

Editor: Thalitha Avifah Yuristiana

Sumber:

Bernadetta, 24 Januari 2019. 5 Syarat Wajib untuk Menjadi HRD yang Baik. https://sleekr.co/blog/5-syarat-wajib-untuk-menjadi-hrd-yang-baik/

Inter Active Crew, 20 Agustus 2019. 10 Skills Wajib HRD Professional, Sudahkah Anda Kuasai?.https://interactive.co.id/blog/10-skill-wajib-hrd-profesional-sudahkah-anda-kuasai-153.html

  • Share this post

Comments

Leave a Comment