5 Skill yang Harus Dimiliki oleh Auditor

Profesi auditor memerlukan individu dengan beragam skill  khusus yang dibutuhkan untuk memenuhi prosedur audit yang penting bagi sebuah perusahaan.

Apa lagi kini para auditor harus berhadapan dengan risiko kerugian di era digital, di mana file keuangan tersimpan dalam database perusahaan dan tidak lagi laporan kertas.

Banyak perusahaan telah mengantisipasi kemungkinan tersebut dengan berbagai teknologi auditing. Dengan demikian, tenaga seorang auditor dirasa lebih efektif dari kinerja mesin.

Menjaga kualitas kinerja auditor dan hasil audit maka diharuskan untuk memenuhi ketentuan standar profesi ini. Standar audit menekankan kualitas keprofesionalan serta caranya mengambil pertimbangan dan keputusan sewaktu melakukan pemeriksaan dan pelaporan.

Perlu diingat, tenaga seorang auditor itu akan selalu diperlukan oleh berbagai perusahaan. Namun, untuk mulai berkecimpung di dunia auditing, kamu harus melalui proses yang rumit dan persaingan ketat.

Perusahaan membutuhkan ahli audit yang andal dalam menghitung semua income dan pengeluaran mereka. Intinya, tenaga dan skill auditor harus lebih unggul dari teknologi auditing dan sistem cybersecurity yang telah diterapkan perusahaan.

Jika kamu ingin menjadi auditor atau ingin menggunakan jasa audit di perusahaan, kamu perlu mengetahui skill yang dimiliki oleh auditor. Apa sajakah itu? Simak penjelasannya di bawah ya!

1. Komunikasi yang Baik

Skill pertama yang dibutuhkan oleh seorang auditor adalah keahlian komunikasi yang kuat.

Berdasarkan survei Forbesimg di mana 200 koresponden termasuk para CFO dan dewan direksi perusahaan, mengungkapkan bahwa skill komunikasi adalah keahlian paling penting yang perlu dimiliki oleh auditor.

Umumnya, perusahaan ingin auditor yang mampu menyampaikan pemikiran, ide, dan saran secara jelas dalam sebuah rapat. Mereka juga membutuhkan ahli auditing yang mampu memimpin presentasi, wawancara, dan negosiasi dengan para eksekutif.

2. Pola pikir yang kritis dan perspektif bisnis yang luas

Menurut Forbes, kedua keahlian tersebut perlu diterapkan oleh auditor untuk keperluan analisis serta valuasi informasi dan fakta yang terkandung dalam  proses audit.

Dengan pemikiran yang kritis dan perspektif bisnis yang memadai, auditor dapat menarik informasi yang kemudian dapat ditindaklanjuti oleh para eksekutif dan dewan direksi.

3. Kecerdasan emosional

Auditor yang terampil harus tahu bagaimana cara berempati dengan emosi klien atau pemangku kepentingan lain sambil tetap menjaga ketenangan dan terus berhati-hati.

Kompetensi kecerdasan emosional yang mumpuni membentuk seorang auditor yang mampu mengesampingkan perasaan-perasaan tertentu.

Keahlian ini juga dapat memberikan kualitas audit yang lebih baik, karena auditor telah terhindar dari bias dan risiko emosional lainnya.

4. Rasa ingin tahu

Auditor harus selalu berusaha untuk tidak hanya menyempurnakan keterampilan mereka sendiri, tetapi juga untuk memahami, beradaptasi, dan memanfaatkan teknologi terbaru..

Bahkan, jika organisasi tidak memiliki program pelatihan yang terstruktur, auditor yang baik akan mencari cara untuk mengembangkan pengetahuan mereka secara mandiri.

5. Skeptisisme profesional

Melansir Workiva, skeptisisme profesional adalah salah satu skill yang dibutuhkan oleh seorang auditor. Auditor yang baik tidak akan mempercayai fakta-fakta pendukung sebelum meninjau dokumen keuangan.

Keahlian ini akan mendorong mereka pada setiap tinjauan dengan mata yang jeli dan tingkat kewaspadaan yang tinggi, terlepas dari opini di balik laporan yang ia periksa. Skill satu ini juga dirasa penting karena banyak data digital dengan sumber yang tidak valid.

Baca Juga : Profesi Auditor, Keterampilan Apa yang Wajib Dimiliki?

Itulah 5 skill yang harus kamu tahu dan perhatian dari seorang auditor. Rangkaian keahlian yang harus mereka kuasai memang cukup beragam. Dengan demikian, skil tersebutlah yang diperlukan untuk mempertahankan kualitas para auditor dalam bekerja di bidang yang penuh dengan resiko dan persaingan.

Penulis : Affa

Editor : Rais Maulana Ihsan

Referensi :

Binus Jurnal. 2020. “Skill dan Knowledge Yang Dibutuhkan Auditor Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0

  • Share this post

Comments

Leave a Comment